Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Thursday, August 25, 2011

sejadah penghambaan dalam sisa Ramadhan terakhir



mengejar Ramadhan yg masih tersisa,
tanpa sadar semakin jauh meninggalkan kita
kian hampir melabuhkan tirainya ,
terleka digamit pesona Syawal yang bakal tiba
sehingga kemanisan jamaah ,tilawah dan tahajjud sirna

Tersimpuh aku di atas hamparan sajadah penghambaan
ditemani rintihan dan tangis tak tertahan
Layakkah diri yang hina ini meraih keampunan
atas tumpukan dosa-dosa silam semalam


Ya Ilahi,
Moga bulan mulia ini tidak menyaksikan aku sebagai hamba kepada Ramadhan
Namun,menyaksikan penghambaan dan penyerahan jiwa yang penuh kedhaifan
mengemis limpahan kemaafan-Mu yang tiada tepian

Lailatul qadr –Mu akan terus kuburu
Sekalipun harus bertatih menginjak pintu taubat
Berlari menggapai ijazah takwa dalam akademi Ramadhan
agar berjaya dalam transformasi ke arah menyemai benih-benih ar-Ruhul jadid


Hamba Allah yang penuh dosa dan hina

hayatan thoiyyiban
25 Ramadhan 1432 H

semoga bukan Ramadhan yang kita sembah ,sebaliknya Tuhan yang Maha ar- Rahman yang menjadi tujuan kita
moga kita tetap istiqamah dengan amalan kita walaupun telah keluar dari akademi ramadhan ini

Jika kita boleh bangun qiamulail setiap malam dan soloat witir setiap hari pada bulan Ramadhan
kenapa pada bulan -bulan seterusnya kita liat dan malas untuk tetap istiqamah

Jika kita mampu bermujahadah memelihara lidah ,telinga ,hati dan anggota tubuh yang lain dari sebarang perbuatan mungkar ,apa salahnya ia menjadi titik tolak bagi kita untuk meneruskan pada bulan -bulan yang lain

P/S: Pesanan buat diri yang masih compang-camping amalannya


Wednesday, April 6, 2011

Setetes Embun Cinta Niyala


Puisi indah yang dikutip dari karya Pudarnya Pesona Cleopatra ~ metafora bahasanya buat aku semakin mengagumi penulisnya, Kang Abik ~Subhanallah ,Maha Suci Tuhan ,yang mengurniakan bakat menulis yang bisa menyentuh hati pembacanya (^o^)

Setetes Embun Cinta Niyala
mahar untuk bidadariku adalah sekuntum bunga melati
yang aku petik dari sujud sembahyangku setiap hari
Buah hatiku dengan bidadariku
adalah lahirnya sejuta generasi teladan
yang menggendong tempayan –tempayan kemaafan
bagi manusia dan kemanusiaan
pada setiap tempat ,pada setiap zaman
mereka lahir demi kesejatian sebuah pengabdian
alam abad-abad yang susah
abad-abad yang tidak mengenal Tuhan
abad-abad naluri kemanusiaan
abad-abad berkuasa rezim-rezim kemungkaran
dan mereka tetap kekar dan setia
membela kebenaran dan keadilan
estafet perjuangan kami berkelanjutan
sambung-menyambung pada setiap perjuangan
tak berpenghabisan
terus bergerak
mengairi ladang –ladang peradaban
seperti cintaku
pada bidadariku
yang terus tumbuh
semakin subur
dari hari ke hari
laksana kalimat-kalimat suci
dari hati para salihin
di hati para nabi
............
dadaku membuncah rasa ingin menulis ,pena ku ligat menari mencoretkan kata-kata diatas lembaran hayatku dan akan sentiasa terpatri di relung hatiku ~impianku untuk berkarya dan menulis untuk berkongsi rasa ,pengalaman ,ilmu dan mudah-mudahan dapat menjadi manusia yang BERMANFAAT untuk orang lain ~inshaAllah ,mohon doanya ..